Designed by Veethemes.com

Latest Posts

Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
CanduKarir | Sekarang ini, ada banyak orang yang bekerja dalam waktu full time atau part time yang  juga menggunakan kegiatan sampingan untuk dapat menunjang penghasilan ekstra. Sebut saja contoh, seseorang yang dipekerjakan sebagai seorang akuntan perusahaan, sementara dia sedang terlibat dalam pekerjaan yang lain seperti bertani, atau pemain musik sebagai kegiatan sampingan. Memiliki kegiatan/pekerjaan sampingan memang dapat meningkatkan karir kita dengan cara yang berbeda, dan seperti apa cara untuk memulainya? berikut penjelasannya ;

source : www.creativedigest.co.uk
1. Dapatkan Skill Baru
Salah satu pokok yang menguntungkan dari mengambil pekerjaan sampingan adalah memberi kita sebuah pilihan untuk belajar pengetahuan yang baru. Apakah sampingan tersebut berkebun, sebagai penulis freelance, photography, atau berada didunia entertainment seperti musik dan akting, kamu mungkin bisa menemukan cara salah satunya belajar kursus dan membaca buku buku panduan yang akan meningkatkan pengetahuanmu sebagai subjeknya. Keahlian yang baru bisa membuat kita lebih cekatan dalam pekerjaan yang sekarang. atau ketika kita memutuskan untuk turun kedalam kerja sampingan tersebut dan beralih menjadi hal yang utama kita kerjakan.

source : watchdog.org
2. Tingkatkan Manajemen sebagai Peran Ganda
Ketika kamu bekerja, peran yang diberikan biasanya didefenisikan dengan jelas. Yang mana berarti bahwa pekerjaan tersebut akan melibatkan pelaksanaan tugas tugas tertentu pada hari ke hari, sehingga terlihat mudah diprediksi. Namun, ketika menemukan pekerjaan sampingan, hal hal yang tidak konvensional biasa ditemukan. Selain menjadi Bos terhadap diri sendiri, kamu mungkin juga akan menjadi Manajer SDM, resepsionis, pembukuan, dan bahkan hal kecil seperti bersih bersih, semuanya harus dimulai dengan melakukannya sendiri. 
Selain itu, Kamu mungkin juga akan kereap menangani klien yang berbeda dan harus mengelola beberapa tenggat waktu. Maka untuk itu, hal ini dapat membantumu secara signifikan untuk meningkatkan kemampuan untuk menangani beberapa peran.

source : mmmkebebasanfinansial.blogspot.com
3. Perbaiki Manajemen Waktu
Memiliki kegiatan sampingan akan membuatmu menghargai pentingnya sebuah manajemen waktu yang baik. Jika kamu memiliki pekerjaan full time, kegiatan sampingan, serta kepentingan pribadi dan keluarga. Kamu akan harus mencari tahu bagaimana menggunakan waktu dan energi dengan cara yang baik. Maksudnya bahwa setiap menit dari waktu mu harus dapat dipertanggung jawabkan.

source : thompsonburton.com
4. Diversifikasi Jalur Karirmu dan pendapatan
Saat ini, keamanan kerja hanyalah sebuah mitos. kamu dapat kehilangan pekerjaanmu pada waktu yang tak terduga atau dipaksa untuk mengambil pemotongan gaji. Jika Anda diberhentikan, itu bisa memakan waktu cukup lama sebelum kamu mendapatkan pekerjaan lain. Pejerjaan sampingan bisa memberikan aliran pendapatan alternatif, sehingga bisa membuatmu berjaga jaga dari risiko tersebut. itu bisa membuat sebuah transisi dari satu pekerjaan ke pekerjaan yang lebih kecil dan rendah akan tingkat stress. Jika tidak menemukan pekerjaan yang lain, kamu juga bahkan memutuskan untuk menjadikan sampingan tersebut menjadi full time kamu.

source : www.yellowbirdeditors.com

5. Cari Jaringan/ Relasi
Bekerja dalam lingkungan kantor yang konvensional berarti kamu akan melihat orang yang sama dari bulan atau tahun ke tahun. Ini berarti bahwa kamu memiliki jaringan/ relasi yang terbatas.
Bagaimanapun, pekerjaan sampingan bisa membuatmu memperluas relasi setiap harinya. Apakah itu bertemu dengan orang orang disaat sedang diluar, tempat umum, restoran, dll. Kamu akan selalu punya kesempatan untuk menjalin hubungan dengan orang  yang memiliki pemikiran sama dengamu.
Sehingga ketika tiba saatnya kita mengalami hal yang tidak diinginkan di kantor (diberhentikan), maka kita harus mengubah pekerjaan sampingan tersebut menjadi masa depan, menemukan daftar daftar kontak relasi adalah hal yang sangat berguna nantinya.

Apakah kamu terlibat dalam pekerjaan sampingan? Bagaimana itu mempengaruhi karirmu? Silakan boleh berbagi dengan blog di bagian komentar di bawah ini.

Terima kasih, semoga bermanfaat dan menjadi bahan refrensi,
Salam
CanduKarir
Sekilas, seseorang yang perfeksionis terlihat menjadi sesuatu yang berlebihan, demikian banyak dari pebisnis yang sukses, penyanyi, selebriti dan Olahragawan yang telah mengaku menjadi seorang perfeksionis.

src : www.shadesofgrace.org
Perfeksionis adalah sebuah prestasi yang termotivasi dari tujuan / goal seseorang. Mereka yang memilikinya menekan diri untuk menjadi yang terbaik dengan apa yang mereka bisa lakukan, Sehingga mencapai hasil yang sebelumnya menjadi hal yang tak terduga (Pencapaian yang Wah...).  
Tentu mereka adalah orang orang yang memiliki sifat sabar tabah untuk tetap maju meskipun rintangan ada begitu panjang dalam perjalanannya.  

Seorang perfeksionis juga memiliki mata yang tajam serta detail, sehingga mereka bisa menjamin bahwa tidak ada kesalahan yang terjadi tanpa disadari.  
Karena dari prestasi mereka itu, biasanya mereka telah berhasil menjadi sumber inspirasi bagi orang-orang di sekitar mereka.

Bagaimanapun, meski hal tersebut memiliki banyak keuntungan, namun bukan berarti sifat Perfeksionis tidak memiliki sisi buruk. Berikut penjelasannya ;

scr : theithacan.org
1. Penundaan
Seorang yang memiliki sifat terlalu perfeksionis cenderung kerap menunda, baik dalam menangani tugas-tugas dan proyek, karena seiring waktu mereka menjadi menunggu sebuah konteks yang tepat dikerjakan, memikirkan waktu dan solusi
Biasanya pun sifat ini membuat tugas tampak lebih kompleks dari pada yang sebenarnya, sehingga bisa menjadi terintimidasi.
Sifat ini juga memiliki harapan yang tidak realistis akan hasil dari akhir. Bahkan bisa membuat sebuah tugas terlihat mustahil untuk dicapai. Oleh karena itu mulai lah untuk memulai sebuah hal yang ingin dikerjakan dengan sepenuh hati, tidak terlalu menghindari prasangka/ perkiraan yang terlalu komplex, yang nantinya dapat merugikanmu.

scr : www.wrecked.org
2. Produktivitas yang rendah
Ketika sifat perfeksionis mengambil alih sebuah tugas atau proyek. Mereka sering cenderung memberikan terlalu banyak perhatian berlebih terhadap setiap detil dari proyek tersebut. Bahkan termasuk detail detail yang sangat tidak penting
Sebagai hasil, mereka pun menghabiskan waktu yang begitu banyak hanya dalam satu proyek. Sehingga sebagai hasil yang didapat pun adalah kurang nya produktif.

Selain itu juga , sifat perfeksionis yang terlalu rewel tentang rincian juga bisa mengubah kita menjadi "workaholic" (kondisi seseorang yang mementingkan pekerjaan secara berlebihan dan melalaikan aspek kehidupan yang lain).
Hal ini menyebabkan akan membuat kita kurang produktif dalam jangka panjang.
 
src : excelle.monster.com
3. Stagnansi (tidak berkembang)
Suatu hal ironis yang paling merugikan dari Sifat Perfeksionis adalah "Tidak Berkembang". Perfeksionis juga mempunyai cara ketentuan tersendiri yang mereka anggap sebagai yang terbaik.
Mengasumsikan bahwa mereka mengetahui semuanya, sehingga menutup kemungkinan untuk menerima masukan dari orang lain.
Sehingga hal ini tidak bagus dalam meraih kesempatan seperti pada situasi baru, dan memilih ide ide yang mereka pelajari sendiri, hasilnya Stagnansi tidak berkembang.

src : www.qualityliferesources.com
4. Kurang Memperhatikan Kesehatan
Perfeksionis biasanya "workaholic", yang mana tidak akan berhenti sampai mencapai hasil yang didambakan. Secara konstan mereka mengorbankan/ menghiraukan asupan gizi, atau hiburan seperti akhir pekan, bahkan waktu tidur pun berkurang hanya untuk kepentingan kerja. 

Sehingga menjadi suatu hal yang kecanduan, mereka selalu mengkhawatirkan tentang apa yang salah dan apa saja yang mereka akan capai, dan hasil yang didambakan. 
Akibatnya, perfeksionis cenderung mengalami kesehatan fisik dan mental yang buruk, yang selanjutnya menghambat produktivitas mereka.


src : www.business2community.com
5. Kurangnya Relationship (hubungan sosial)
Jika anda seorang perfeksionis, mungkin akan menemukan penempatan diri terhadap tekanan dari orang disekitar yang telah mengukur standart anda. Bagaimanapun,hal ini tidak fleksibel dan kelakuan hanya akan berakhir dengan memaksa orang lain untuk pergi.
Orang orang akan merasa sulit untuk berhubungan denganmu, karena anda tidak terbuka dan tidak bisa mendengarkan ide dan tidak menghargai usaha yang mereka buat.
Harapan yang tidak realistis  akan menyebabkan hubungan yang tidak optimal dengan pasangan anda, anak-anak, teman, teman sebaya atau rekan kerja.

 
src : www.asms.org.nz
 6. Pemikiran dan Pandangan yang Pendek
Sifat Perfeksionis biasanya akan menyebabkan kita jadi terobsesi dengan detail hal kecil yang akhirnya dapat membuat kita kehilangan gambaran yang lebih besar.
Sifat perfeksionis yang mana biasanya "lebih peduli terhadap hasil akhir daripada proses". 
Misalkan anda seorang manajer. anda mungkin akan lebih peduli terhadap target yang akan dicapai daripada mengembangkan potensi karyawan anda. 
Hal ini bisa menjadi membatasi potensi dan mencegahmu menjadi seorang "Pemimpin yang Visioner".

Jika anda seorang yang memiliki sifat perfeksionis, adalah sebuah kabar baik jika beberapa sisi buruk diatas bisa anda ubah dan atasi. 
Pastinya dibutuhkan  kesadaran diri dan tekad untuk membuat perubahan yang diperlukan.
Apakah anda perfeksionis? Apakah anda berpikir bahwa anda tertekan karena salah satu hal merugikan diatas?

Sekian dan Terima kasih
Salam
CanduKarir