Designed by Veethemes.com

6 Hal Merugikan Jika Anda Terlalu Perfeksionis

Sekilas, seseorang yang perfeksionis terlihat menjadi sesuatu yang berlebihan, demikian banyak dari pebisnis yang sukses, penyanyi, selebriti dan Olahragawan yang telah mengaku menjadi seorang perfeksionis.

src : www.shadesofgrace.org
Perfeksionis adalah sebuah prestasi yang termotivasi dari tujuan / goal seseorang. Mereka yang memilikinya menekan diri untuk menjadi yang terbaik dengan apa yang mereka bisa lakukan, Sehingga mencapai hasil yang sebelumnya menjadi hal yang tak terduga (Pencapaian yang Wah...).  
Tentu mereka adalah orang orang yang memiliki sifat sabar tabah untuk tetap maju meskipun rintangan ada begitu panjang dalam perjalanannya.  

Seorang perfeksionis juga memiliki mata yang tajam serta detail, sehingga mereka bisa menjamin bahwa tidak ada kesalahan yang terjadi tanpa disadari.  
Karena dari prestasi mereka itu, biasanya mereka telah berhasil menjadi sumber inspirasi bagi orang-orang di sekitar mereka.

Bagaimanapun, meski hal tersebut memiliki banyak keuntungan, namun bukan berarti sifat Perfeksionis tidak memiliki sisi buruk. Berikut penjelasannya ;

scr : theithacan.org
1. Penundaan
Seorang yang memiliki sifat terlalu perfeksionis cenderung kerap menunda, baik dalam menangani tugas-tugas dan proyek, karena seiring waktu mereka menjadi menunggu sebuah konteks yang tepat dikerjakan, memikirkan waktu dan solusi
Biasanya pun sifat ini membuat tugas tampak lebih kompleks dari pada yang sebenarnya, sehingga bisa menjadi terintimidasi.
Sifat ini juga memiliki harapan yang tidak realistis akan hasil dari akhir. Bahkan bisa membuat sebuah tugas terlihat mustahil untuk dicapai. Oleh karena itu mulai lah untuk memulai sebuah hal yang ingin dikerjakan dengan sepenuh hati, tidak terlalu menghindari prasangka/ perkiraan yang terlalu komplex, yang nantinya dapat merugikanmu.

scr : www.wrecked.org
2. Produktivitas yang rendah
Ketika sifat perfeksionis mengambil alih sebuah tugas atau proyek. Mereka sering cenderung memberikan terlalu banyak perhatian berlebih terhadap setiap detil dari proyek tersebut. Bahkan termasuk detail detail yang sangat tidak penting
Sebagai hasil, mereka pun menghabiskan waktu yang begitu banyak hanya dalam satu proyek. Sehingga sebagai hasil yang didapat pun adalah kurang nya produktif.

Selain itu juga , sifat perfeksionis yang terlalu rewel tentang rincian juga bisa mengubah kita menjadi "workaholic" (kondisi seseorang yang mementingkan pekerjaan secara berlebihan dan melalaikan aspek kehidupan yang lain).
Hal ini menyebabkan akan membuat kita kurang produktif dalam jangka panjang.
 
src : excelle.monster.com
3. Stagnansi (tidak berkembang)
Suatu hal ironis yang paling merugikan dari Sifat Perfeksionis adalah "Tidak Berkembang". Perfeksionis juga mempunyai cara ketentuan tersendiri yang mereka anggap sebagai yang terbaik.
Mengasumsikan bahwa mereka mengetahui semuanya, sehingga menutup kemungkinan untuk menerima masukan dari orang lain.
Sehingga hal ini tidak bagus dalam meraih kesempatan seperti pada situasi baru, dan memilih ide ide yang mereka pelajari sendiri, hasilnya Stagnansi tidak berkembang.

src : www.qualityliferesources.com
4. Kurang Memperhatikan Kesehatan
Perfeksionis biasanya "workaholic", yang mana tidak akan berhenti sampai mencapai hasil yang didambakan. Secara konstan mereka mengorbankan/ menghiraukan asupan gizi, atau hiburan seperti akhir pekan, bahkan waktu tidur pun berkurang hanya untuk kepentingan kerja. 

Sehingga menjadi suatu hal yang kecanduan, mereka selalu mengkhawatirkan tentang apa yang salah dan apa saja yang mereka akan capai, dan hasil yang didambakan. 
Akibatnya, perfeksionis cenderung mengalami kesehatan fisik dan mental yang buruk, yang selanjutnya menghambat produktivitas mereka.


src : www.business2community.com
5. Kurangnya Relationship (hubungan sosial)
Jika anda seorang perfeksionis, mungkin akan menemukan penempatan diri terhadap tekanan dari orang disekitar yang telah mengukur standart anda. Bagaimanapun,hal ini tidak fleksibel dan kelakuan hanya akan berakhir dengan memaksa orang lain untuk pergi.
Orang orang akan merasa sulit untuk berhubungan denganmu, karena anda tidak terbuka dan tidak bisa mendengarkan ide dan tidak menghargai usaha yang mereka buat.
Harapan yang tidak realistis  akan menyebabkan hubungan yang tidak optimal dengan pasangan anda, anak-anak, teman, teman sebaya atau rekan kerja.

 
src : www.asms.org.nz
 6. Pemikiran dan Pandangan yang Pendek
Sifat Perfeksionis biasanya akan menyebabkan kita jadi terobsesi dengan detail hal kecil yang akhirnya dapat membuat kita kehilangan gambaran yang lebih besar.
Sifat perfeksionis yang mana biasanya "lebih peduli terhadap hasil akhir daripada proses". 
Misalkan anda seorang manajer. anda mungkin akan lebih peduli terhadap target yang akan dicapai daripada mengembangkan potensi karyawan anda. 
Hal ini bisa menjadi membatasi potensi dan mencegahmu menjadi seorang "Pemimpin yang Visioner".

Jika anda seorang yang memiliki sifat perfeksionis, adalah sebuah kabar baik jika beberapa sisi buruk diatas bisa anda ubah dan atasi. 
Pastinya dibutuhkan  kesadaran diri dan tekad untuk membuat perubahan yang diperlukan.
Apakah anda perfeksionis? Apakah anda berpikir bahwa anda tertekan karena salah satu hal merugikan diatas?

Sekian dan Terima kasih
Salam
CanduKarir

0 komentar:

Posting Komentar